GLITTER

Life After 24: Purpose

June 11 2019, 11:47:44 am | jacinda

life after 24

Di usia 24 tahun ini, saya merasa lebih santai dan rileks dalam menjalani kehidupan. Semuanya diusahakan mengalir seperti air. Tanpa ambisi yang berlebihan sampai harus mengorbankan pikiran, perasaan, kesehatan jasmani, rohani dan juga mood harian.

Di masa ini, terus terang saya merasa emosi lebih terkontrol dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Mungkin karena saya sudah mempelajari apa aja yang bikin emosi manusia gak stabil, penyebab seseorang bisa stres, dan juga karena saya sudah memperdalam wawasan soal self-love dan mengaplikasikannya di kehidupan sehari-hari.

Well, sampai detik ini, saya masih punya banyak mimpi, ambisi, dan banyak hal yang ingin diwujudkan. Saya masih berusaha untuk menuntaskan semuanya satu per satu sesuai dengan kemampuan dan kapasitas diri. Bukan hanya karena sudah diburu waktu. Meskipun tetap ada rentang waktu yang tergantung di sana. Karena, kalau kita gak punya mimpi, gak punya masalah, yaaa hidup bakal gitu-gitu aja kan? Dalam imajinasi saya, malah itu akan sangat membosankan.

Di usia hampir seperempat abad ini, saya ingin lebih menikmati hidup, menghabiskan banyak waktu bersama keluarga sebelum nanti dipinang orang. Karena ketika sudah berkeluarga, waktu dan jarak dengan orangtua akan sangat berkurang. Apalagi sudah sekitar 7 tahun masa transisi remaja ke dewasa saya dihabiskan di perantauan. Sekaranglah saatnya saya menghabiskan banyak waktu sama mereka yang sudah membesarkan dan bersama saya sejak kecil.

Selain itu, saya juga akan menghabiskan banyak waktu untuk baca buku (rencananya 1 buku per minggu), nonton Netflix sebanyak mungkin yang saya bisa (Biasanya setiap malam saya sempatkan setidaknya 1 episode), dengerin podcast saat bosan, nulis blog sesering mungkin, berproduktivitas semaksimal mungkin, tanpa lupa buat quality time sama keluarga, merawat kulit biar lebih bening (LOL), istiqomah buat olahraga, mulai rajin foto-foto random sekaligus ngedit, dan juga lebih rajin bersih-bersih.

https://thalitajacinda.com/

Hasrat buat belajar dari berbagai sumber dan media ini masih tumbuh subur di dalam diri. Saya masih punya banyak buku yang ingin dibaca, ingin dibeli, meskipun di keseharian saya 'tiada hari tanpa baca artikel yang panjang-panjang'. Tetap aja isi buku gak akan menyamakan isi sebuah artikel.

Hasrat baca buku selalu muncul hampir di setiap malam. Tapi apa daya, kadang kesibukan dan rasa lelah di akhir hari mengantar diri ini untuk 'rebahan aja sambil scroll layar smartphone sebelum tidur'.

Saya berusaha me-manage agar semua yang ingin saya lakukan (tersebut di atas) bisa berjalan beriringan. Misalnya, mendedikasikan waktu di malam hari untuk nonton, lalu baca buku. Melakukan rutinitas skincare sambil menghabiskan 1 film di Netflix di malam hari atau sambil mendengar podcast di pagi hari, juga sepedaan bareng keluarga saat weekend. Win-win. Sekali menyelam, dua tiga pulau terlampaui.

Intinya, saya ingin memaksimalkan waktu yang dimiliki saat ini untuk menuntaskan dan 'menuruti' tujuan dan rencana kedepannya. Saya merasa di saat energi dan juga pikiran saya masih sangat 'on' sekarang ini, saya harus memberdayakannya semaksimal mungkin, sebelum energi sudah jauh lebih berkurang. Tentunya dengan tetap menyeimbangkan seluruh aspek. Baik itu keluarga, relationshipself-development, self-love, hingga pekerjaan.

Berbagi Yuk!